PERANAN ASAM AMINO RANTAI CABANG SEBAGAI KOMPONEN NUTRISI PARENTERAL DALAM TINDAKAN BEDAH PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Monday, 12 January 2009 01:21
Reno Rudiman
Division of Digestive Surgery, Department of Surgery Faculty of Medicine Universitas Padjadjaran, Hasan Sadikin General Hospital Bandung

Banyak bukti ilmiah memperlihatkan bahwa nutrisi parenteral konvensional kemungkinan efektivitasnya tidak sebaik yang diperkirakan. Salah satu usaha untuk meningkatkan kinerja terapi nutrisi adalah dengan penambahan asam amino rantai cabang (BCAA-Branched Chain Amino Acids). Artikel ini membahas temuan-temuan eksperimental maupun uji klinik mengenai efek farmakologis nutrien BCAA dalam nutrisi intravena. Nutrisi parenteral yang diperkaya BCAA diimplementasikan pada terapi nutrisi pasien bedah dengan maksud menambah efektivitas terapi nutrisi tersebut. Beberapa data memperlihatkan bahwa nutrisi dengan BCAA mempunyai dampak positif pada pasien trauma dan sepsis. Fungsi fisiologis yang nyata terlihat pada fungsi respirasi, fungsi usus, dan penyembuhan luka. BCAA juga tampaknya mempunyai peran dalam kaheksia kanker. Beberapa uji klinik memperlihatkan hasil yang bertentangan, sehingga praktek pemberian nutrisi dengan BCAA harus dilaksanakan secara hati-hati. Masa depan nutrisi yang diperkaya BCAA memerlukan sokongan lebih kuat dari uji acak terkontrol.

Kata kunci: Nutrisi parenteral, asam amino rantai cabang
MKB Vol.36 No.4,2004
Last Updated on Friday, 23 January 2009 07:20